Ingin Tahu Dimana Bisa Belanja Bahan Bangunan Online?

Ingin Tahu Dimana Bisa Belanja Bahan Bangunan Online?

Berbelanja bahan bangunan modern ini bukanlah hal yang sulit lagi. Tidak seperti dulu dimana para konsumen harus membeli dari satu toko besi atau toko bangunan satu dengan yang lainnya. Belum lagi jika para konsumen tidak mendapatkan produk yang diinginkan. Semakin berkembangnya zaman maka semakin maju cara untuk membeli bahan bangunan dengan mudah. Rancangan pembelian yang diciptakan terbaru ini adalah bertujuan untuk mempermudah para konsumen untuk membeli bahan bangunan dimana saja dan kapan saja. Kini belanja bahan bangunan online bisa dilakukan melalui smart phone.

Salah satu tempat yang menyediakan pembelanjaan bahan bangunan secara online adalah Bangkit Jadi Terang. Kemudahan dan kecepatan mendapatkan bahan bangunan adalah salah satu tujuan toko online Bangkit Jadi Terang didirikan. Bahkan untuk masalah kelengkapan Anda tidak perlu ragu lagi. Segala kebutuhan bahan bangunan mulai dari semen, genteng, baja ringan, kayu, alumunium, lantai.

Bahkan selain bahan bangunan Anda bisa membeli produk-produk interior seperti furniture, dekorasi, lampu, bahan perekat, dan bahan cat. Produk-produk seperti perkakas rumah tangga juga tidak akan terlewatkan. Peralatan ini sangat dibutuhkan tidak hanya Anda yang akan membangun rumah namun dibutuhkan jika akan melakukan renovasi atau perbaikan kecil dalam rumah.

Kelengkapan Produk Bahan Bangunan Di Bangkit Jadi Terang

Bangkit Jadi Terang hadir secara online untuk Anda lebih mudah mengakses produk-produk yang berhubungan dengan bahan bangunan. Lalu seberapa lengkap Bangkit Jadi Terang memberikan pelayanan kepada Anda sehingga tidak beralih atau harus mencari di toko yang lain? Secara terperinci berikut ini produk-produk yang bisa Anda dapatkan ketika melakukan belanja bahan bangunan online:

  • Lantai

Dimulai dari lantai, Anda bisa menemukan berbagai macam jenis lantai yang dibutuhkan. Baik itu lantai kayu, lantai keramik, lantai marmer, lantai vinyl dan berbagai amcam kebutuhan material lantai yang dibutuhkan. Corak serta warna pun beragam.

  • Pintu

Kebutuhan pintu pada setiap rumah sangat penting. Tanpa adanya pintu maka rumah tidka lengkap dan juga tidak aman. Ada berbagai macam jenis pintu yang bisa Anda dapatkan baik itu yang terbuat dari bahan kayu, alumunium dan juga pintu modern lainnya. Anda bisa memilih desain dan warna sesuai dengan selera.

  • Kayu

Anda akan mendapatakan  material kayu di toko online ini. Berbelanja kayu masih banyak diminati karena kayu adalah bahan yang paling banyak dibutuhkan. Anda akan mendapatkan berbagai macam produk olahan dari kayu mulai dari kusen jendela, furnitur bahkan home dekor unik dari kayu yang termasuk katagori handicraft.

  • Plafon

Setiap hunian pasti membutuhkan plafon. Di Bangkit Jadi Terang Anda bisa mendapatkan plafon sesuai kebutuhan. Bahkan jika Anda membutuhkan dalam jumlah banyak Anda bisa memesan terlebih dahulu.

  • Semen

Tidak ada bahan bangunan yang tidak membutuhkan semen. Di toko online ini Anda bisa berbelanja berbaga merk semen sesuai dengan yang Anda butuhkan. Bahkan Anda bisa mendapatkannya dengan harga murah.

  • Kebutuhan kamar mandi

Salah satu ruangan yang sangat penting dalam sebuah rumah adalah kamar mandi. Sebuah rumah tidak akan dikatakan lengkap jika tidak terdapat kamar mandi. Maka untuk melengkapi kebutuhan ini Bangkit Jadi Terang menyediakan berbagai macam produk yang digunakan dalam kamar mandi seperti shower, closed, mirror, bathup, keran kamar mandi. Anda bisa memilih berbagai macam desain dari minimalis hingga elegan.

  • Rangka

Dalam memenuhi kebutuhan kerangka sebuah rumah maka Anda membutuhkan berbagai macam bahan selain kayu. Memang benar kayu sering digunakan namun kini rangka bisa menggunakan berbagai macam material inovasi salah satunya baja ringan. Dalam toko online ini Anda bisa belanja bahan bangunan baja ringan dengan harga yang sangat murah dibandingkan dengan toko lainnya.

  • Bahan perekat

Kebutuhan adhesive sangat penting dalam sebuah hunian. Tidak semuanya menggunakan semen untuk menempelkan sebuah bahan bangunan. Namun lem juga dibutuhkan untuk berbagai macam keperluan misalnya seperti furnitur atau rangka rumah.

  • Kebutuhan dapur

Dalam memuhi kebutuhan dapur tidak jauh berbeda dengan kebutuhan pada sebuah kamar mandi. Anda membutuhkan banyak sekali benda seperti keran, tempat cucian piring bahkan Anda juga akan membutuhkan kitchen set. Supermarket Bangunan Bangkit Jadi Terang telah melengkapi kebutuhan dapur Anda dengan merk-merk ternama.

  • Cat

Semua rumah membutuhkan warna, maka tersedia berbagai macam kebutuhan cat dengan pilihan warna yang sangat lengkap mulai dari cat dinding, cat kayu, cat besi, cat genteng dan berbagai kebutuhan produk lapisan coating dari berbagai macam merk yang bisa Anda pilih. merk-merk cat ternama yang bisa Anda pilih antara lain cat Avian, cat Propan, cat Dulux, dan lain sebagainya.

  • Perkakas

Tak lupa juga salah satu kebutuhan yang paling penting adalah perkakas rumah tangga. Apa saja katagori yang termasuk dalam perkakas ini? Anda bisa mendapatkan palu, obeng, bor, gembok, alat ukur dan perkakas lainnya yang sangat dibutuhkan sehari-hari.

 

GRANIT SEBAGAI BAHAN BANGUNAN

Granit Sebagai Bahan Bangunan

Batu granit merupakan jenis bebatuan yang memiliki banyak kegunaan. Secara terminologi, batu granit merupakan jenis batuan beku yang memiliki sifat asam. Batu granit terbentuk dari proses pembekuan magma yang berlangsung secara bertahap dan perlahan di dalam bumi. Secara fisik, batu granit berwarna abu-abu, putih, dan kombinasi keduanya. Batu ini juga terkadang muncul dengan warna jingga atau merah muda. Warna atau rona yang ada pada batu granit tersebut tergantung proses kimiawi yang dialaminya serta kandungan mineral yang ada di dalamnya.

Secara alami, batu granit ditemukan dalam ukuran yang besar, kokoh, serta keras. Batu granit kemudian dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan menggunakan alat potong yang kuat untuk kepentingan selanjutnya. Inilah yang menjadi alasan batu granit dipakai untuk material bangunan.

Kekuatan batu granit sangat baik untuk dijadikan bahan bangunan. Kilaunya yang menawan merupakan ciri utama dari batu ini. Granit juga baik untuk diletakkan di dalam maupun di luar ruangan sebab batu ini tahan akan cuaca panas dan dingin, serta tahan asam.

Jenis-Jenis Batu Granit untuk Lantai

  • Keramik batu granit hitam adalah salah satu granit yang paling terkenal karena memiliki daya tarik yang elegan dan terbaik digunakan untuk dinding, meja, dan lantai.
  • Keramik batu granit biru memiliki sinar perak yang dapat memberikan tampilan yang elegan dan kaya.
  • Keramik batu granit putih dikenal sebagai salah satu granit paling fleksibel dan terjangkau. Tipe ini juga biasanya digunakan untuk aplikasi pada permukaan yang keras.
  • Keramik batu granit emas mempunyai warna dasar netral yang terbaik untuk digunakan pada ruangan besar seperti gedung.
  • Batu granit cokelat memiliki warna netral yang dapat melengkapi berbagai jenis bahan. Granit ini merupakan jenis granit yang memiliki warna hangat yang dapat dikombinasikan dengan logam, keramik dan kayu.
  • Granit hijau memiliki warna hijau yang kaya dan merupakan bahan pilihan terbaik untuk dinding dan lantai. Granit jenis ini sering juga digunakan sebagai aksen warna pembeda atau warna utama.

Kelebihan dari Granit

  • Tahan lama, bisa bertahan hingga 10 tahun.
  • Memiliki daya tahan yang cukup tinggi terhadap aktivitas tinggi, seperti dapur
  • Tahan terhadap berbagai macam cuaca.
  • Bersifat kedap udara sehingga tidak perlu khawatir bentuknya berubah karena terkena air atau terjadi banjir.
  • Tidak mudah retak atau rapuh
  • Harganya lebih murah dibandingkan marmer
  • Tahan terhadap berbagai macam goresan
  • Sambungan nat lebih tipis dan bisa terlihat menyatu
  • Memberikan kesan yang mewah
  • Lebih halus dibandingkan dengan jenis keramik lainnya
  • Lebih mudah dibersihkan saat terkena noda

Kekurangan dari Granit

  • Variasi corak dan warna dari granit tidak sebanyak marmer atau vinyl
  • Batu granit lebih berat dibandingkan dengan yang lainnya
  • Warna tidak bisa sama persis
  • Diperlukan alat pemotong yang khusus karena material ini keras dan tebal

Cara Memasang Granit pada Lantai

  1. Dasaran untuk plaster semen sebaiknya sudah dibuat rata sehingga dapat memudahkan proses pemasangan untuk hasil yang lebih maksimal
  2. Standar ukuran (istilah umum kepalan) dimulai dari 1 keping memanjang. Untuk pemasangan yang nyaris tanpa nat, dimulai dengan 3 baris memanjang.
  3. Arah pemasangan yang benar adalah dari bagian tengah ruangan ke bagian luar. Pemasangan dari luar ke dalam adalah cara yang salah.
  4. Bila menggunakan semen pasir, dianjurkan perbandingan campurannya adalah 1:3
  5. Bila menggunakan lem semen atau semen instan, harus sesuai dengan standar yang diberikan oleh masing-masing pabrik semen tersebut.
  6. Adonan semen dan pasir dibuat agak kering (tidak terlalu lembek), agar pada saat kadar air menyusut tidak beresiko tinggi.
  7. Permukaan bawah keramik granit boleh diberi adonan semen dan air yang cukup kental.
  8. Campuran semen dan pasir dibuat merata di permukaan yang akan dipasang, disarankan menggunakan trawl.
  9. Sebelum keramik granit dipasang, bagian tepi dari campuran semen pasir dibuang 1-1,5 cm sepanjang keliling keramik granit (untuk mengakomodasi tekanan ke samping dari kelebihan campuran tersebut).
  10. Kerataan permukaan sangat diutamakan. Potongan keramik granit dan juga waterpass panjang bisa digunakan sebagai patokan.
  11. Setelah terpasang dengan baik, permukaan keramik granit tidak boleh diinjak selama 4 hari (untuk semen pasir) dan 2 hari untuk lem semen.

 

Menyimpan Bahan Bangunan dengan Tepat

Menyimpan Bahan Bangunan dengan Tepat

Kualitas bahan bangunan adalah salah satu cara agar rumah impian terbangun sempurna. Salah satu cara menjaga kualitas bahan bangunan selama proses pengerjaan adalah dengan memperhatikan cara penyimpanannya, apalagi saat musim hujan tiba. Simak tips menyimpan material bangunan dengan tepat bersama Bangkit Jadi Terang berikut ini:

1. Tutup dengan terpal

Meski terlihat kuat dan keras, meletakkan batu-bata di luar dan terpaan hujan dalam waktu yang lama akan membuat ketahanannya menurun. Jika terus dibiarkan, batu-bata tersebut akan retak dan hancur. Cara menyimpan yang direkomendasikan adalah menaruh batu bata di tempat yang kering, diberikan alas agar kelembapannya terjaga, lalu tutup bagian atasnya dengan terpal atau bahan sejenis yang kedap air.

2. Tempatkan balok agar tak bersentuhan langsung dengan tanah

Salah satu material yang tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi cuaca adalah pasir. Namun, tidak ada salahnya bila pasir yang Anda miliki diberi pelindung berupa balok di setiap sisinya dan terpal sebagai penutupnya. Hal ini berguna mencegah pasir yang hanyut akibat terbawa air hujan.

3. Perhatikan sinar matahari

Cat tembok akan tetap terjaga kualitasnya dan tidak rusak oleh udara. Karena itu, pastikan cat tertutup dengan rapat dan simpan pada suhu yang konstan dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Agar terhindar dari pengaruh cuaca, tempat terbaik untuk menyimpan cat adalah gudang, garasi, atau lemari gelap.

4. Ketahui waktu pemasangan

Untuk material yang mudah pecah seperti kaca, keramik, atau pipa, pastikan Anda membelinya saat mendekati waktu pemasangan. Jika disimpan dalam waktu terlalu lama, material-material di atas akan berisiko pecah atau tertimpa material lain. Atau Anda bisa menempatkan kedua material ini di rak agar tersusun rapi dan letakkan di ruang yang aman dan jarang diakses orang.

5. First in first out

Untuk menjaga agar kondisi semen tetap baik, gunakan semen sesuai urutan. Yang lebih dahulu masuk ke dalam gudang yang digunakan pertama kali. Semen juga sebaiknya disimpan di tempat yang terlindung dari air, agar tak mudah mengeras. Pilihlah ruang yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan semen senantiasa dijaga kebersihannya dan dikontrol tingkat kelembapannya.

Dari berbagai tips menyimpan material di atas, yang jangan Anda lupakan adalah peraturan daerah yang mengatur material bangunan harus disimpan dalam lahan renovasi. Sebaiknya Anda memiliki cukup lahan untuk menampung bahan bangunan sejak awal agar pasir, batu-bata, semen, dan material lainnya tidak menggangu kepentingan umum seperti menghalangi jalan.

 

Apakah Itu GRC (Glassfibre Reinforced Concrete) Dan Kegunaannya

Apakah Itu GRC (Glassfibre Reinforced Concrete) Dan Kegunaannya

Berdasarkan apa yang saya pelajari dari berbagai referensi yang saya temukan, bahwa material GRC itu ternyata memiliki banyak keunggulan tersendiri. Tak ayal, saya pun penasaran ingin mengorek informasi lebih banyak lagi.

GRC (Glassfibre Reinforced Concrete) adalah dikenal juga sebagai material komposit (campuran beton dan serat kaca). Penyusun GRC antara lain semen, air, agregrat halus, pencampuran kimia dan glassfibres tahan alkali.

Bisa dibentuk menjadi berbagai macam kebutuhan mulai dari kubah, ornamen, dinding berlubang, dan sebagainya.

Produk yang dihasilkan dari industri GRC biasanya memiliki karakteristik antara lain memiliki kekuatan yang tinggi, ringanm serta bentuk dan ukurannya bisa fleksibel. Mengenai keguaan GRC, maka berdasarkan informasi yang saya himpun beberapa diantaranya antara lain : bisa diaplikasikan ke dalam berbagai ragam desain, baik itu arsitektur klasik atau bahkan bentuk kontemporer. Dan tak hanya terbatas pada desain baru saja, bahkan juga bisa diaplikasikan untuk reproduksi atau renovasi.

– Arsitektur: Cladding GRC, cetakan GRC, lanskap GRC, krawangan GRC.
– Bangunan: atap GRC, dinding dan jendela GRC, renovasi, pondasi GRC dan lantai GRC, bangunan modular GRC.
– Engineering: permanen bekisting GRC, utilitas GRC, akustik GRC, jembatan & terowongan, drainase air.

Mengenai keguaan GRC, maka berdasarkan informasi yang saya himpun beberapa diantaranya antara lain : bisa diaplikasikan ke dalam berbagai ragam desain, baik itu arsitektur klasik atau bahkan bentuk kontemporer. Dan tak hanya terbatas pada desain baru saja, bahkan juga bisa diaplikasikan untuk reproduksi atau renovasi.

– Arsitektur: Cladding GRC, cetakan GRC, lanskap GRC, krawangan GRC.
– Bangunan: atap GRC, dinding dan jendela GRC, renovasi, pondasi GRC dan lantai GRC, bangunan modular GRC.
– Engineering: permanen bekisting GRC, utilitas GRC, akustik GRC, jembatan & terowongan, drainase air.

 

Bangunan Hijau, Hemat dan Ramah Lingkungan

Bangunan Hijau, Hemat dan Ramah Lingkungan

Kenaikan harga bahan bakar minyak memukul telak industri properti di Tanah Air. Harga bahan bangunan meroket, sementara daya beli masyarakat semakin menurun. Di tengah keterpurukan ekonomi seperti ini, kita dituntut hidup hemat, bertindak bijak, dan kreatif dalam segala lini kehidupan. Kenaikan harga bahan bangunan membuat masyarakat yang berniat atau telanjur tengah merenovasi dan membangun rumah dipaksa mengevaluasi kembali rencana atau kegiatan pembangunan rumah yang sedang berlangsung. Prioritas pekerjaan disusun ulang, utamakan kegiatan yang paling mendesak dilakukan. Penghematan pengeluaran dengan membelanjakan bahan bangunan yang paling diperlukan untuk pembangunan sekarang. Ramah lingkungan = hemat.

Fakta akibat pemanasan global mendorong lahirnya berbagai inovasi produk industri terus berkembang dalam dunia arsitektur dan bahan bangunan. Konsep pembangunan arsitektur hijau menekankan peningkatan efisiensi dalam penggunaan air, energi, dan material bangunan, mulai dari desain, pembangunan, hingga pemeliharaan bangunan itu ke depan. Desain rancang bangunan memerhatikan banyak bukaan untuk memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya alami. Sedikit mungkin menggunakan penerangan lampu dan pengondisi udara pada siang hari. Desain bangunan hemat energi, membatasi lahan terbangun, layout sederhana, ruang mengalir, kualitas bangunan bermutu, efisiensi bahan, dan material ramah lingkungan. Atap-atap bangunan dikembangkan menjadi taman atap (roof garden, green roof) yang memiliki nilai ekologis tinggi (suhu udara turun, pencemaran berkurang, ruang hijau bertambah). Penggunaan material bahan bangunan yang tepat berperan besar dalam menghasilkan bangunan berkualitas yang ramah lingkungan.

Beberapa jenis bahan bangunan ada yang memiliki tingkat kualitas yang memengaruhi harga. Penetapan anggaran biaya sebaiknya sesuai dengan anggaran biaya yang tersedia dan dilakukan sejak awal perencanaan sebelum konstruksi untuk mengatur pengeluaran sehingga bangunan tetap berkualitas. Lakukanlah survei terlebih dahulu untuk mencari alternatif bahan bangunan yang bersifat praktis, mampu memberi solusi tepat kebutuhan bangunan, dan ramah lingkungan. Hal ini bisa dilihat mulai dari lama waktu proses pengerjaan, tingkat kepraktisan, dan hasil yang diperoleh. Bangunan menggunakan bahan bangunan yang tepat, efisien, dan ramah lingkungan. Beberapa produsen telah membuat produk dengan inovasi baru yang meminimalkan terjadinya kontaminasi lingkungan, mengurangi pemakaian sumber daya alam tak terbarukan dengan optimalisasi bahan baku alternatif, dan menghemat penggunaan energi secara keseluruhan.

Bahan baku yang ramah lingkungan berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan bumi. Beragam inovasi teknologi proses produksi terus dikembangkan agar industri bahan baku tetap mampu bersahabat dengan alam. Industri bahan bangunan sangat berperan penting untuk menghasilkan bahan bangunan yang berkualitas sekaligus ramah lingkungan. Konstruksi yang berkelanjutan dilakukan dengan penggunaan bahan-bahan alternatif dan bahan bakar alternatif yang dapat mengurangi emisi CO2 sehingga lebih rendah daripada kadar normal bahan baku yang diproduksi sebelumnya. Bahan baku alternatif yang digunakan pun beragam. Bahan bangunan juga memengaruhi konsumsi energi di setiap bangunan. Pada saat bangunan didirikan konsumsi energi antara 5-13 persen dan 87-95 persen adalah energi yang dikonsumsi selama masa hidup bangunan.

Bangunan hijau Semen, keramik, batu bata, aluminium, kaca, dan baja sebagai bahan baku utama dalam pembuatan sebuah bangunan berperan penting dalam mewujudkan konsep bangunan ramah lingkungan. Untuk kerangka bangunan utama dan atap, kini material kayu sudah mulai digantikan material baja ringan. Isu penebangan liar (illegal logging) akibat pembabatan kayu hutan yang tak terkendali menempatkan bangunan berbahan kayu mulai berkurang sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan terhadap penebangan kayu dan kelestarian bumi. Peran kayu pun perlahan mulai digantikan oleh baja ringan dan aluminium. Baja ringan dapat dipilih berdasarkan beberapa tingkatan kualitas tergantung dari bahan bakunya. Rangka atap dan bangunan dari baja memiliki keunggulan lebih kuat, antikarat, antikeropos, antirayap, lentur, mudah dipasang, dan lebih ringan sehingga tidak membebani konstruksi dan fondasi, serta dapat dipasang dengan perhitungan desain arsitektur dan kalkulasi teknik sipil. Kusen jendela dan pintu juga sudah mulai menggunakan bahan aluminium sebagai generasi bahan bangunan masa datang. Aluminium memiliki keunggulan dapat didaur ulang (digunakan ulang), bebas racun dan zat pemicu kanker, bebas perawatan dan praktis (sesuai gaya hidup modern), dengan desain insulasi khusus mengurangi transmisi panas dan bising (hemat energi, hemat biaya), lebih kuat, tahan lama, antikarat, tidak perlu diganti sama sekali hanya karet pengganjal saja, tersedia beragam warna, bentuk, dan ukuran dengan tekstur variasi (klasik, kayu).

Bahan dinding dipilih yang mampu menyerap panas matahari dengan baik. Batu bata alami atau fabrikasi batu bata ringan (campuran pasir, kapur, semen, dan bahan lain) memiliki karakteristik tahan api, kuat terhadap tekanan tinggi, daya serap air rendah, kedap suara, dan menyerap panas matahari secara signifikan. Penggunaan keramik pada dinding menggeser wallpaper merupakan salah satu bentuk inovatif desain. Dinding keramik memberikan kemudahan dalam perawatan, pembersihan dinding (tidak perlu dicat ulang, cukup dilap), motif beragam dengan warna pilihan eksklusif dan elegan, serta menyuguhkan suasana ruang yang bervariasi. Fungsi setiap ruang dalam rumah berbeda-beda sehingga membuat desain dan bahan lantai menjadi beragam, seperti marmer, granit, keramik, teraso, dan parquet. Merangkai lantai tidak selalu membutuhkan bahan yang mahal untuk tampil artistik. Lantai teraso (tegel) berwarna abu-abu gelap dan kuning yang terkesan sederhana dan antik dapat diekspos baik asal dikerjakan secara rapi.

Kombinasi plesteran pada dinding dan lantai di beberapa tempat akan terasa unik. Teknik plesteran juga masih memberi banyak pilihan tampilan. Konsep ramah lingkungan dewasa ini juga telah merambah ke dunia sanitasi. Septic tank dengan penyaring biologis (biological filter septic tank) berbahan fiberglass dirancang dengan teknologi khusus untuk tidak mencemari lingkungan, memiliki sistem penguraian secara bertahap, dilengkapi dengan sistem desinfektan, hemat lahan, antibocor atau tidak rembes, tahan korosi, pemasangan mudah dan cepat, serta tidak membutuhkan perawatan khusus. Kotoran diproses penguraian secara biologis dan filterisasi secara bertahap melalui tiga kompartemen.

Media kontak yang dirancang khusus dan sistem desinfektan sarana pencuci hama yang digunakan sesuai kebutuhan membuat buangan limbah kotoran tidak menyebabkan pencemaran pada air tanah dan lingkungan. Untuk mengantisipasi krisis air bersih, kita harus mengembangkan sistem pengurangan pemakaian air (reduce), penggunaan kembali air untuk berbagai keperluan sekaligus (reuse), mendaur ulang buangan air bersih (recycle), dan pengisian kembali air tanah (recharge).

Beberapa arsitek sudah mulai mengembangkan sistem pengolahan air limbah bersih yang mendaur ulang air buangan sehari-hari (cuci tangan, piring, kendaraan, bersuci diri) maupun air limbah (air buangan dari kamar mandi) yang dapat digunakan kembali untuk mencuci kendaraan, membilas kloset, dan menyirami taman, serta membuat sumur resapan air (1 x 1 x 2 meter) dan lubang biopori (10 sentimeter x 1 meter) sesuai kebutuhan. Penggunaan panel sel surya meringankan kebutuhan energi listrik bangunan dan memberikan keuntungan tidak perlu takut kebakaran, hubungan pendek (korsleting), bebas polusi, hemat listrik, hemat biaya listrik, dan rendah perawatan. Panel sel surya diletakkan di atas atap, berada tepat pada jalur sinar matahari dari timur ke barat dengan posisi miring. Kapasitas panel sel surya harus terus ditingkatkan sehingga kelak dapat memenuhi kebutuhan energi listrik setiap bangunan. Pada akhirnya di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan krisis ekonomi sekarang, cara pandang merencanakan atau merenovasi bangunan sudah harus mulai diubah. Bagaimana menghadirkan bangunan yang hemat (bahan bangunan, waktu, tenaga) yang berujung pada penghematan anggaran biaya dengan tetap menjaga kualitas dan tampilan bangunan, serta ramah lingkungan.

Selamat mewujudkannya!

RENOVASI RUMAH TAPI TAK ADA BIAYA, INI JALAN KELUARNYA!

Renovasi Rumah Tapi Tak Ada Biaya, Ini Jalan Keluarnya!

Setelah beberapa tahun, rumah biasanya memerlukan renovasi—baik besar maupun kecil. Masalah muncul jika Anda tak memiliki dana, sementara renovasi sudah harus dilakukan.

Renovasi rumah biasanya juga langsung dilakukan setelah membeli rumah sederhana, karena rumah jenis ini biasanya dibangun pada batas bawah standarisasi. Jadi, jika ingin lebih nyaman untuk ditinggali, Anda harus melakukan sejumlah renovasi.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa tips yang dapat memberi Anda jalan keluar.

1. Ajukan Kredit Renovasi Rumah Anda dapat menjaminkan sertifikat rumah Anda ke bank untuk mendapatkan kredit renovasi. Sebagian bank bahkan bekerjasama dengan produsen semen untuk membuat program layanan pembiayaan renovasi rumah.

2. Kredit Renovasi BPJS Ketenagakerjaan Bagi Anda karyawan yang sudah terdaftar sebagai anggota BPJS ketenagakerjaan (dulu bernama Jamsostek) dan sudah menjadi peserta minimal 5 tahun, Anda dapat memanfaatkan fasilitas kredit renovasi rumah.

Dalam membiayai kredit renovasi rumah ini, pihak BPJS ketenagakerjaan juga bekerja sama dengan beberapa bank. Jaminannya adalah dana Anda yang tersimpan dalam rekening BPJS ketenagakerjaan. Prosesnya mudah, Anda tinggal datang ke kantor BPJS ketenagakerjaan terdekat dan melengkapi persyaratan yang diminta.

3. Manfaatkan Fasilitas Top Up untuk Biaya Renovasi Bagi Anda yang memiliki rumah dengan fasilitas KPR yang status pembayarannya belum lunas, sementara kondisi rumah sudah membutuhkan renovasi, maka solusi paling cepat dan aman adalah memanfaatkan fasilitas top up dari KPR Anda.

Fasilitas top up adalah pengajuan dana pinjaman dengan jaminan rumah yang saat ini masih dibiayai bank dalam bentuk KPR. Fasilitas ini umumnya dapat diberikan setelah nasabah melewati separuh dari masa kredit dan mempunyai riwayat kredit yang baik.

KPR awal Anda akan ditutup dan Anda akan mempunyai kredit baru. Selisih dana plafon pinjaman Anda setelah dikurangi sisa KPR sebelumnya dapat Anda manfaatkan untuk renovasi rumah.

4. Lakukan Over Kredit KPR untuk Mendapatkan Dana Renovasi
Jika rumah yang Anda miliki saat ini masih berstatus kredit (KPR), maka Anda dapat melakukan over kredit ke bank lain untuk mendapatkan dana renovasi. Selisih plafon kredit dengan sisa pinjaman dapat Anda gunakan untuk biaya renovasi. Cara ini dapat Anda lakukan jika Anda tidak dapat melakukan pengajuan fasilitas top up kepada bank pemberi KPR Anda.

5. Kerjasama dengan Toko Material 
Jika punya anggaran terbatas untuk renovasi rumah, maka Anda dapat menyiasati biaya renovasi dengan melakukan kerja sama dengan toko material dalam bentuk pembayaran pembelian material bangunan secara berjangka melalui angsuran bulanan.

Perlu Anda ketahui bahwa toko material mempunyai target dari pihak penyuplai (distributor) untuk segera menghabiskan stok di toko. Berdasarkan hal ini dan pemahaman bahwa biaya renovasi rumah relatif besar, toko material menghabiskan stok dengan memberi kemudahan bagi calon pembeli yang akan melakukan renovasi dengan cara mengangsur untuk pembelian material bangunan di toko mereka.

Tempo pembayaran biasanya dalam jangka pendek 1-3 bulan dan syarat utamanya adalah Anda dikenal baik oleh toko material bangunan tersebut. Anda dapat saja mengajukan perpanjangan tempo pembayaran jika reputasi Anda bagus atau mencari toko bangunan lainnya.

Biaya terbesar dalam proses renovasi rumah adalah pembelian material bangunan. Jika Anda sudah mendapatkan solusi untuk ini, maka Anda tinggal mencari biaya untuk tukang bangunannya. Jika Anda dapat mencari kontraktor bangunan yang dapat diajak kerjasama pembayaran berjangka, tentu saja hal ini lebih memudahkan Anda dalam melakukan renovasi rumah.

 

Jenis-jenis Cladding Atau Material Pelapis Bangunan

Jenis-jenis Cladding Atau Material Pelapis Bangunan

Beberapa bahan cladding yang umum dipakai serta mempunyai estetika yang dapat mendukung desain dan tampilan bangunan.

Dalam dunia konstruksi, pelapis bangunan (cladding) mengacu pada lapisan fasad bangunan ditujukan untuk kesan estetika serta fungsional. Cladding berfungsi sebagai fitur kontrol dan melindungi bangunan dari unsur-unsur yang dapat merusak bangunan. Bahan cladding biasanya terbuat dari kayu, plastik atau vinil, batu imitasi atau batu bata, dan logam. Cladding dari material kayubiasanya berasal dari jenis kayu pinus, lembaran kayu lapis, kayu sirap, cedar dan kayu merah.  Sedangkan bahan cladding dari logam biasanya dari aluminium dan baja galvanis.

Cladding yang merupakan material finishing untuk eksterior suatu bangunan dapat  dipasang mulai di bagian atas dinding atau mulai dari struktur bangunan pendukung. Hal ini  bertujuan untuk memperkuat karakter atau tampilan suatu bangunan dan membantu menjaga tampilan luar ruangan. Umumnya, cladding tidak tahan air atau angin, tetapi dapat dikombinasikan dengan unsur-unsur lain seperti waterproofing untuk membentuk proteksi pada cadding.

Cladding umumnya telah dibuat dari berbagai material atau bahan yang mendukung desain dan estetika bangunan. Berikut ini beberapa bahan cladding yang umum dipakai serta mempunyai estetika yang dapat mendukung desain bangunan tersebut.

Vinyl Siding

Vinyl siding merupakan bahan cladding  yang paling umum digunakan pada bangunan. Bahan ini terbuat dari polyvinyl chloride (PVC) dan  panel resin. Vinyl dikenal sebagai bahan yang murah dan mudah untuk dipotong, hal ini sangat memudahkan saat pemasangan maupun pada saat penggantian bila terjadi kerusakan. Vinyl siding tersedia dalam beragam warna dan dijual dengan berbagai ketebalan dan berbagai tingkat daya tahannya. Bahan vinyl ini tidak perlu dicat, namun perlu untuk dibersihkan atau dicuci setiap setahun sekali. Namun, bahan ini dapat menghasilkan gasberacun karena berinteraksi dengan udara. Elemen-elemen ini dapat cukup berbahaya bagi manusia, dan bisa menyebabkan iritasi dan penyakit pernapasan seperti asma.

Batu Veneer

Batu veneer merupakan bahan material cladding yang harganya lebih mahal dibandingkan vinyl, namun terlihat cukup estetis sebagai penghias eksterior.  Produk ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal maupun dalam pemasangannya, namun setelah  terpasang cladding dari bahan batu Veneer ini akan bertahan bertahun-tahun serta tidak membutuhkan perawatan yang berarti. Batu veneer dapat terdiri dari berbagai jenis batu bata, batu hitam, atau produk tanah liat yang melekat pada framing struktur bangunan.

Ada beberapa keuntungan untuk jenis batu veneer ini, pertama, sesudah terpasang, tidak akan ada rongga udara yang di antara bangunan dan bagian belakang batu. Material batu mempunyai tekstur berlubang di permukaanya yang memungkinkan untuk drainase dan membantu mengalirkan air. Selain itu, rongga ini menyediakan banyak ruang untuk pemasangan isolasi bangunan, sepertti papan busa yang dapat membantu mengontrol suhu ruangan.

EIFS

Eksterior Isolasi and Finish Sistem (EIFS) adalah salah satu material cladding yang paling populer untuk pemasangan eksterior pada bangunan komersial seperti sekolah, kantor, dan rumah susun. Bahan ini hampir menyerupai semen, tetapi sebenarnya EIFS ini terbuat dari komponen buatan, sedangkan semen terbuat dari pasir serta bantuan. EIFS (biasanya kontraktor mengucapkan material ini dengan sebutan eee-fuss ) karena memilik sistem panel isolasi seperti plastik dan tertutupi  oleh bahan semen sintetis.

EIFS memudahkan finishing pada dinding, bahan ini dapat melentur sehingga dapat membentuk tekstur plesteran saat pemasangan bahan EIFS ini juga mudah dibentuk dengan cetok (sendok semen) sifatnya yang begitu halus sehingga namun mempunyai terkstur padat seperti batu. Pewarna dan pigmen yang digunakan untuk EIFS warna seperti yang diterapkan, atau dapat dicat. Peningkatan teknologi drainase membantu tumbuh popularitas produk ini di seluruh dunia.

Cladding/Siding dari bahan Kayu 

Bahan cladding ini terdiri dari papan kayu yang terbuat dari kayu jenis ek, pinus dan cedar. Pemasangan siding biasanya berbaris dan tumpang tindih (siding) hingga memberi kesan layaknya “berdinding papan,” yang mengarah ke istilah “rumah papan.” Kayu siding ini akan secara alami tahan cuaca, ramah lingkungan dan dapat mengisolasi suhu. Bahan ini sangat tahan lama, tetapi membutuhkan perawatan lebih daripada jenis cladding yang lain. Kayunya harus dirawat untuk menghindari rayap serta dicat untuk menghindari rayap.

Siding/Cladding dari BahanLogam

Logam sebagai material cladding biasanya ada dua jenis, yakni dari baja yang bergelombang yang sering digunakan pada storage, gudang penyimpanan atau kontainer, dan dari bahan panel aluminium yang banyak digunakan pada sebagian besar rumah. Untuk cladding yang terbuat dari material  baja bergelombang, biasanya penggunaannya tidak ditekakan pada aspek estetika, namun produk ini sangat kuat dan tahan lama, dan dapat bertahan selama bertahun-tahun tanpa perawatan. Sementara karat yang menjadi masalah utama dapat dihindari melalui penggunaan logam galvanis.

Cladding yang terbuat dari aluminium merupakan  cladding populer untuk rumah di daerah pesisir. Aluminium tidak mudah berkarat atau korosi walaupun terpapar kelembaban tinggi atau air asin, dan dapat menahan badai dan kondisi yang keras dibandingkan produk cladding lainnya. Namun, cladding alumunium pada umumnya cukup mahal, meskipun tahan terhadap cuaca,  rayap, dan sebagian besar jenis kerusakan yang dapat dialami oleh bahan cladding lainnya.

Selamat mencoba 🙂